Monday, September 22, 2008

KM Kalabia

hujan semakin deras saat speed boat yang kami tumpangi merapat ke lambung kapal motor kalabia..

sore 13 september lalu, kapal kalabia berlayar menembus hujan deras di sorong... menuju pulau batanta di kabupaten raja ampat.. di sana, 4 desa sudah menunggu kedatangan kapal dengan misi pendidikan konservasi laut ini...
penampilan kalabia dari luar memang unik.. lukisan beragam hewan laut beraneka warna memenuhi seluruh badan kapal.. warna warna cerah, khas anak anak...
ruangan utama kapal, seperti ruang keluarga di rumah.. hangat dan tentu saja lengkap dengan perangkat audio visual, LCD TV, dan buku buku tentang alam dan hewan laut..
kemudian kami diantar ke lantai atas, kamar kru.. ada 3 kamar di lantai atas, dan kamarnya benar benar nyaman.. 4 ranjang bertingkat, masing masing dilengkapi lampu baca dan kipas angin.. di masing masing kamar ada AC yang siap mendinginkan tubuh kalau cuaca panas..
sayangnya, hujan masih lumayan deras.. niat saya jalan jalan keliling kapal jadi batal... penerbangan 5 jam dari jakarta ke sorong juga bikin cape.. makanya begitu menyentuh kasur, saya langsung lelap..

waktu makan malam juga bikin surprise tersendiri... sejak berangkat dari jakarta, saya sudah menyiapkan mental untuk makan seadanya, sedarurat daruratnya saat liputan di kepulauan raja ampat.. tapi ternyata, saya salah besar.. kapal kalabia, punya koki yang luar biasa... pak abshalom namanya... masakannya benar benar yahuud... masakan yang akhirnya kami rindukan, setelah kami meninggalkan kapal kalabia.. hehehe..

menginap di kapal kalabia serasa menginap di hotel.. kamar tidurnya bagus, listrik 24 jam, peralatan lengkap, koki yahud, kamar mandi bersih, kru kapal yang semuanya ramah dan menyenangkan..

program pendidikan konservasi di kapal ini juga menarik... nggak cuma teori yang diajarkan.. beragam permainan mengajak anak anak lebih memahami dan mau menjaga lingkungan dan laut mereka... dan kedatangan kalabia ke setiap desa, benar benar menjadi hiburan tersendiri bagi anak anak di 88 desa di kepulauan raja ampat.. nama kalabia sendiri diambil dari nama ikan endemik di daerah papua barat.. ikan kalabia atau ikan mandemoor.. adalah jenis hiu jinak yang bergerak dengan siripnya, sehingga tampak seperti berjalan atau merangkak.. ikan ini mudah ditemui di daerah bakau di desa arefi, batanta..

banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapat selama berlayar bersama KM Kalabia.. semoga Kalabia akan terus berlayar untuk anak anak papua..

No comments: