Thursday, October 16, 2008

Henock dan kelapa...


"sudah kak.. jangan... cukup..ini buat kakak saja..." bocah kelas lima SD itu melarang saya memberikan telur dadar untuk ia dan teman-temannya.. malam itu makan nasi kuning khas minahasa di teras kamar hotel bersama tiga talent cilik Cita-Citaku, Henock,Andy dan Kardo..
kebetulan, menu nasi kuning punya saya dapat tambahan telur dadar, sedangkan milik mereka tambahannya berupa telur rebus.. begitu melihat nasi milik saya, Andy dan Kardo langsung tertarik dengan telur dadar... ya sudah, mau saya kasih saja.. kan kasihan..mana tampang mereka polos dan lucu begitu... tapi Henock melarang..
Saya takjub juga...anak kecil ini sungguh bijaksana..ia nggak mau banyak merepotkan saya..nggak salah saya memilihnya jadi talent utama untuk episode pengusaha kelapa..

dibalik binar matanya yang ceria dan ekspresinya yang lucu, Henock berbeda dari dua temannya. ia lebih bertanggung jawab dan nggak rewel.. hampir seluruh adegan harus diulang berkali kali, karena kami hanya menggunakan satu kamera. Pernah, satu ketika saya mendengar Henock mendesah panjang, tanda ia sudah kecapaian. tapi Henock masih mau lanjut.. "nggak papa kak, biar cepat selesai"... duuuhhh... nggak enak banget jadinya.. saya juga maunya cepat selesai sih..tapi sebenarnya juga nggak tega..tapi gimana lagi??..
saya cuma berharap, dengan jadi talent, mereka punya pengalaman baru yang berguna dan menyenangkan (semoga..)

Henock, Andy dan Kardo adalah anak anak desa Tiwoho, salah satu desa penghasil kopra di Minahasa Utara.. mulanya, desa ini nggak jadi alternatif tempat syuting yang ditawarkan Balitka Manado pada kami. Tapi karena kami cari kebun kelapa yang pinggir pantai dan sedang membuat kopra, sampailah kami ke Tiwoho setelah perjalanan sekitar 1 jam dari Mapanget.

Sampai di Tiwoho, kami sempat kecewa, karena pantainya nggak seperti bayangan.. pantai dibatasi dengan mangrove dan pasirnya hitam. tapi disana ada beberapa warga yang sedang membuat kopra.. ya sudahlah..tak apa. kami nggak punya banyak waktu lagi..
Setelah menemui "hukum tua" atau pak lurah, kami diantar ke salah satu SD di desa itu. Guru dan kepala sekolah mengajukan beberapa anak yang mungkin bisa jadi talent, rata rata anak yang pintar secara akademik. tapi nggak satupun yang membuat kami jatuh hati...
sampai mereka memanggil Kardo..

pertama melihatnya, saya langsung suka.. Kardo selalu tertawa dan matanya berbinar jenaka. saya minta ia memanggil teman teman dekatnya. dan datanglah dua anak yang nggak jauh berbeda dengan Kardo. Lucu, ceriwis, ekspresif, ketawa terus.. Langsung saya jatuh hati... duuuhh lucu lucu banget anak anak ini... Eko sempat ragu, karena mereka sepertinya masih terlalu kecil. tapi saya yakin, mereka bisa diarahkan..

dari 3 anak itu, kami memilih Henock dengan pertimbangan:
1. kelihatan paling bertanggung jawab dan lumayan komunikatif
2. wajahnya sangat minahasa
3. namanya juga unik dan keren.. Henock Andino Makawimbang..

selama syuting 4 hari, memang terbukti Henock paling bertanggung jawab dan paling nggak rewel..

Tuesday, October 14, 2008

badai sudah berlalu... (at least for me..)

akhirnya sore tadi saya resmi mengundurkan diri dari........... program baru itu.... heheheheh... lega banget rasanya... om coy dan mas gatut juga sudah menemukan pengganti yang tepat dan lebih OK dari saya.. teman seperjuangan juga.. Julius Sumant.
sekali lagi, bukannya saya nggak suka dapat tugas baru yang sebenernya menarik itu..tapi saya harus memilih.. dan saya memilih benerin kesehatan dulu dari pada tantangan karir... semoga pilihan saya benar dan semua berjalan lancar.. saya percaya..rejeki dan kesempatan itu akan datang lagi suatu saat..

badai pasti berlalu???......

"sstt.... dina sini deh... bentar aja..kita ngobrol bentar yuk..." mas kum, EP baru saya memanggil dengan nada misterius...
" haah.. apaan yah??? apa lagi nih" pikir saya..tapi gak ada firasat apa apa sih.. sampai kami duduk bareng di ruang rapat kecil..disanalah mas kum menyampaikan maksud hatinya... yaitu: MEMINJAMKAN SAYA ALIAS MEMPERBANTUKAN SAYA UNTUK PROGRAM ACARA BARU YANG HARUS SEGERA DIBUAT PILOT PROJECTNYA.....
nggak lama om coy, kadept magazine juga masuk, terus mas gatut, EP untuk program baru itu... intinya mereka menawarkan tantangan baru buat saya... program baru itu udah ada konsepnya, saya tinggal bantu mas gatut di proses produksinya...
kata mereka, ini kesempatan buat maju.. apalagi program ini belom ada produsernya. kalau saya dinilai mampu, ya mungkin saya yang akan jadi produsernya..

hhmmmm... gmana yah?? saya sih seneng aja dapat tantangan baru... tapi kok ya sekarang??.. tapi saya cuma bisa diam.. bingung..antara penasaran pengen tau dan gabung di program itu, juga bingung soalnya bulan oktober ini saya punya project pribadi lain yang gak bisa ditunda...yaitu operasi laparoskopi untuk angkat kista di indung telur..

dan nggak cuma saya yang kaget.. adel (produser cita-citaku) ternyata juga belom tau kalo saya mo dipinjam ke program baru... teman satu angkatan dan seperjuangan saya ini sebenarnya keberatan.. saya paham banget, bukan dia nggak mau saya maju.. tapi dia pengennya saya maju bareng di program yang kami bangun bareng ini..

padahal baru minggu lalu kami dapat tambahan asprod lagi, selain dian.. timnya sih tetep 5 tim untuk 5 hari tayang, pas pasan banget.. tapi dengan tambahan asprod pak pur, kami bisa bagi tugas lebih baik.. adel juga bisa konsentrasi di tema, konsep dan kontennya..saya dan dian bagian edit naskah, pak pur yang akan ngawal editing visual.. udah pas kan?? kami bisa mulai napas lega dan atur ritme liputan lagi..soalnya di awal stripping, cuma ada satu produser dan satu asprod, yaitu adel dan saya ditambah sepuluh anak muda yang penuh semangat, yang bikin saya terpacu agar nggak kalah sama mereka..

saya jadi ingat selama hampir setahun di program CC, banyak sekali kejadian yang sudah kami alami...jadwal syuting yang sempat terganggu karena 2 camera person sakit bersamaan, camera person uthe yang kakinya terkilir jatuh saat ambil gambar, dan kamera yang nyemplung ke air... kami juga ngotot mempertahankan fitri (reporter) agar nggak di rolling ke program lain, karena dia salah satu reporter andalan kami..eeehhh... sekarang kok malah saya yang dipindahin...

hehehee.... badai mungkin memang belum berlalu dari tim kecil yang kompak ini... saya sendiri, masih bingung apakah akan gabung dengan program baru atau masih di CC..soalnya menurut tradisi kantor, kita nggak bisa menolak penugasan ..
tapi yang pasti sih..saya tetep akan operasi bulan ini dan butuh istirahat pasca operasi... semoga bos bos itu mengijinkan..