Posts

tv one???

sore ini suasana lantai 5 kantor saya (trans7)..riuh banget....semua sibuk menyimak penampilan baru tv yang dilaunching hari ini... tv one..yang dulunya lativi ini memang berpenampilan baru n semangat baru pula.. beberepa bulan belakangan tv one juga sudah mulai mengguncang tendean..pasalnya mantan kadiv kami, mas iwan pindah ke stasiun tv itu..dan tentu saja ada sebagian teman teman transcorp yang ikut kesana... exodus teman teman lantai 3 (transtv) lumayan banyak juga..lebih dari 20 orang..yg bikin puyeng yang exodus adalah teman teman yang sudah pengalaman..mulai produser, asprod sampai reporter dan cameramen yang punya spesifikasi bagus... belum diketahui pasti gmana suasana lantai 3 sekarang... yang jelas di lantai 5 hiruk pikuk ini punya banyak arti.. sambil menonton, mungkin juga ada yang mengukur seperti apa penampilan pertama tv one.. atau malah jadi berminat ikut exodus.. hehehe...who knows...
bisa jadi sakit ini terasa begitu nikmat.. sakit karena rindu yang tak terucapkan... rindu yang tak kan pernah terobati.. jakarta 06 Februari 2008
mungkin sudah waktunya ku pergi... menjauh dari mimpi yang tidak pasti... biarkan asaku terbang menuju pelangi..

sebulan lalu

satu bulan sudah berlalu.. masih terekam jejak langkahku.. tapak perjalanan berbuah asa.. binar mata melukis makna.. kerlip gemintang lagukan rindu.. terkubur dalam kelam malam nan sunyi.. meredam hasrat di relung kalbu.. sampai saat kupergi bersama embun pagi.. Desember 2007
Puncak gunung dianggap sebagai tujuan akhir sebuah pendakian. Tapi tujuan sesungguhnya, yaitu memperoleh kenikmatan hidup tidak ditemui di puncak, melainkan dalam kesulitan kesulitan yang menghadang di perjalanan. Perjalanan itu ditandai oleh lembah, tebing, sungai, jurang serta tanah longsor, dan pada waktu menyusuri jalan setapak, sang pendaki mungkin merasa ia tak dapat maju lebih jauh, atau bahkan kematian lebih baik daripada meneruskan perjalanan. Tapi kemudian ia bangkit an kembali berjuang melawan kesulitan kesulitan yang menghadang, dan ketika akhirnya ia dapat menoleh dan mengamati rintangan yang berhasil diatasinya, iapun menyadari bahwa ia telah merasakan kenikmatan hidup yang sesungguhnya.. Betapa membosankan hidup bebas dari kebimbangan atau perjuangan yang melelahkan!.. Betapa cepatnya orang akan bosan menempuh perjalanan di tempat datar. Pada akhirnya, hidup manusia merupakan rangkaian penderitaan dan perjuangan, dan kenikmatan hidup tidak terletak pada masa jeda yang si...

PTC oh PTC

Image
aduh..ega nih mbak yang jadi reporternya?... tampang polos bin culunnya ega masih bingung harus gmana waktu saya minta dia jadi reporter buat liputan feature penangkaran buaya teritip, balikpapan.. dan yang namanya feature adalah wajib buat nongolin diri di kamera... ega yang biasanya jadi video journalist mendadak harus nongol n ngomong di kamera jelas aja sedikitkelimpungan.. tapi saya percaya dia mampu..cuma masalah keberanian dan percaya diri aja yang masih minim.. PTC atau piece to camera..on camera..stand up..whatever istilahnya yang jelas emang pasti bikin deg degan yang melakukannya (reporter).. apalagi kalo gak pede dengan kemampuan sendiri dan apa yang mau disampaikan.. dengan PTC bakal ketauan banget kualitas sang reporter.. materi yang disampaikan bermutu ato engga'..ato cuma sekedar laporan pandangan mata yang seharusnya sudah tergambar di video.. kalo sudah begini..bisa bisa berkali kali take ulang untuk pengambilan PTC..yang pasti sang cameraman bakalan cape banget ...
Image
hari pertama di krayan...dengan sambutan yang luar biasa..

from krayan with love

..desember 2007 ohh angin..kabar apa yang kau bawa dari dia.. ohh angin..sampaikan saja salamku pada dia.. jangan katakan hatiku rindu siang dan malam.. jangan katakan aku cemburu di malam ini... ... lagu lama yang bisa jadi kenangan manis akhir tahun 2007... ..di kawasan perbatasan terpencil kalimantan, suatu rasa tumbuh dan membuat waktu seperti berlari cepat.. satu rasa yang hanya boleh dinikmati di tengah kabut pagi long bawan... satu rasa yang hanya boleh diam membisu dilebatnya hutan perbatasan... satu rasa yang hanya bisa dipendam bersama kelamnya malam krayan...

is love really blind?

some people said that love is blind.. but if you listen to your deepest heart... you will see in the darkness..what true love is..

just love

there's no wrong to fall in love with somebody.. even he or she is somebody else's lover but just make sure..what nest step that you will take...

First day in Krayan

27 Desember 2007 wakss?? sendal jepit 25 ribu??? apa apan nih??... tapi kata pak camat, itu hal yang wajar..kalau itu sendal jepit didatangkan dari indonesia memang segitu harganya?.. 25 ribu berarti 5 kali lipat dari harga sandal jepit di jakarta... saya cuma bisa takjub...bayangkan seberapa besar penghasilan penduduk krayan,nunukan kalau harga sandal jepitnya saja 25 ribu.. Tugas peliputan kali ini adalah yang kedua kalinya sejak saya dipindah ke trans7 pertengahan 2006 lalu.. kehidupan krayan membuka mata saya, betapa nikmatnya hidup di kota besar seperti jakarta..kawasan krayan yang berbatasan langsung dengan negara bagian sarawak ini berada di atas ketinggian hampir 1000 meter diatas permukaan laut..dan satu satunya sarana transportasi ke krayan adalah angkutan udara, dengan pesawat kecil seperti cassa dan cessna..yang pasti nggak setiap hari ada lho... belum lagi kalau cuaca buruk, otomatis nggak bakalan bisa masuk atau keluar wilayah ini.. Info inilah yang pertama kali saya deng...

hello again

hai rumput basah.. malam ini kita bertemu lagi.. lebih dari satu tahun, lembaran ini tak terisi.. aq sempat bingung dengan log in..dasar emang rada gaptek sih..but finally i found that clue..it's much easy and so simple.. so, i am starting to write again....
''hidup bisa memberikan segala sesuatu pada barang siapa tahu dan pandai menerima'' (Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia, 105)
''cinta itu indah..juga kebinasaan yang mengikutinya. Orang harus berani mnghadapi akibatnya'' ''lagipula tidak ada cinta muncul mendadak..karena dia adalah anak kebudayaan, bukan batu dari langit'' (Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia, 81)

jamal

''Kok jamal lagi din?'' seorang produser pagi agak heran gara gara keseringan lihat aq jamal..Ini memang minggu ketiga aq jamal..biasanya dalam sebulan jatah jamal hanya satu minggu...tapi kadang kadang ada yang sampai sebulan penuh jamal.. Jamal??...Jamal disini bukan nama orang..ini adalah singkatan biasa kami pake untuk tugas malam.. Jamal = jaga malam. Jamal = nongkrong di bulungan!!.. Yup...bulungan memang menjadi pangkalan para wartawan tv yang punya pos kriminal. Sambil ngopi dan kongkow..kami juga tunggu informasi berita dari pantauan ht polisi.. Semuanya di warung emon.. Warung rokok emon memang strategis. Di sampingnya ada warung makan yang sedia mi instan, roti bakar, pisang bakar dan lain lain. Jadi jamal tak mungkin kelaparan, kecuali gak punya uang.. Di simpang bulungan pun banyak kakilima yang menjajakan makanan, mulai nasi goreng, sate, ayam goreng sampai gultik, alias gulai tikungan yang rasanya nyamnyam... si emon sendiri kerap kami fungsikan sebagai k...

Cerita Tengku

'' kami tahu ada tsunami dari ht tentara, semua komunikasi putus..jadi kami pantau ht tentara'' jawab Tengku saat kami bertanya bagaimana GAM yg berada di hutan bisa tahu bencana dahsyat itu.. Bencana di akhir 2004 ini telah menelan korban lebih dari 200 ribu jiwa...dan meluluhlantakkan Aceh. Namun, bencana ini juga yang melunakkan hati para petinggi Gerakan Aceh Merdeka atau GAM untuk menerima tawaran damai dari pemerintah Indonesia.. Setelah tanah serambi mekkah ini terluka akibat konflik selama hampir 30 tahun.. Sekitar dua jam kami ngobrol sore itu....topiknya lebih banyak tentang Aceh dan tentu saja GAM... Dan Tengku yang saya temui ini adalah salah satu mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka di Indonesia. Ini kali kedua pertemuan kami.. pertemuan ini seolah memutar kembali kenangan saya akan tanah rencong, Aceh.. pertengahan Agustus 2005.....di Lhokseumawe, saat saya meliput suasana menjelang penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara pemerintah Indonesia dengan...

napak tilas 2

menggapai mimpi... Program ceria dengan cita cita mulia untuk para pengamen jalanan mewujudkan mimpi mereka.... punya album rekaman karya sendiri... Walaupun ceria.... demi rating, program ini tetap menggali kisah dramatis dari para pengamen yang menjadi narasumbernya.... Berbagai strategi dilakukan untuk membuat kisah mereka semakin dramatis.. Mulai dari pendekatan ringan seperti traktir makan sampai kesabaran mendengar curhat mereka, yang akan jadi sumber cerita. Tentu saja tak semua bisa dipercaya..perlu pendalaman dan konfirmasi sana sini tentang kebenarannya. Tak hanya itu, berbagai kejutan pun disiapkan untuk menambah kedramatisan kisah hidup mereka.. seperti keinginan seorang pengamen membelikan baju untuk ibu dan adiknya, yang kemudian diakomodir oleh tim menggapai mimpi.. Tentu saja proses pemberian baju itu diatur sedemikian rupa agar tampak lebih dramatis... Dan hujan airmata pun jatuh di rumah kecil sang pengamen.... Itu hanya salah satu kejutan yang diberikan menggapai mi...

napak tilas 1

Agustus 2004 ''dina... Selamat yah....kamu sekarang di program kd, kejamnya dunia... Hahaha..gak usah ngurusin sby lagi..'' tawa mbak endah (produser malam) masih terdengar di seberang...meninggalkan saya yang terbengong takjub tak percaya semua ini akan menimpa saya.... Waduh....sialan banget yah..kutukan apa.. sampai saya ada di program aneh begini.. Baru masuk transtv.. baru 3 bulan di reportase.. Baru ngerasain liputan harian...baru belajar jadi jurnalis.. Eeehhh.. Lhah kok dipindah disini... Kejamnya dunia resmi mengudara 22 september 2004 dan mulai 1 oktober 2004, tayang tiap hari alias striping.. program hujan airmata dan penuh rekon ini tayang setiap hari.... Gak kebayang banget.... Tapi mungkin ini gara gara kualat ama ipul dan icut..(yg bikin pilot project kd yg luar biasa hujan air mata itu..hihi..) Karena waktu mereka sibuk liputan dan rekon sampe dini hari..(dengan muka kuyu, cape' kurang tidur.. plus peralatan segambreng), saya sering godain mereka.. B...

sejauh apa langkahku?

ini hari kedua di lhokseumawe, nad... masih berkutat dengan segala penat.... dari sebuah tugas yang berat...buatku tugas yang tak mungkin dihindari..apalagi ditolak... terasa bodoh sekali aku... tak tahu apa yang sebenarnya kucari disini... di tempat dimana terlalu banyak derita... walau alamnya sangat indah... apa yang kuperbuat disini? apa yang bisa kulaporkan dari sini? begitu banyak yang ingin dikatakan... tapi... rasanya semua tak jelas... bodohnya aku... tapi kenapa harus aku? manusia bodoh yang dipilih..... atau mungkin ini akan jadi sebuah ukuran? seberapa jauh aku telah melangkah disini...

lagi

malam itu... aku melukaimu..lagi.. sebuah luka yang sama... seperti aku sengaja melakukan itu.. mengulangnya...menoreh lagi lebih dalam... karena aku tau kau tak suka... tapi... sungguh.. tak bermaksud aku membuatmu terluka... mengorek bekas luka yang dulu.. maafkan aku sayang... sungguh aku tak ingin melukaimu...lagi...